Hot!

Kumpulan Semua Artikel

Campuran Semua Kategori Artikel
Showing posts with label Linux. Show all posts
Showing posts with label Linux. Show all posts

Cara Install Modul Nginx di Webmin Centos 7



Nginx merupakan web server selain apache yang bisa kita gunakan untuk server web, namun ketika kita install webmin si nginx itu tidak muncul langsung di webmin untuk itu berikut caranya agar nginx bisa muncul di webmin.

1. masuk ke webmin - webmin configuration. masuk ke webmin modules



2. download  nginx.tar.gz kemudian upload ke webmin seperti gambar dibawah, kemudian install 



3.  setelah selesai di install maka cek di menu server maka akan ada menu nginx seperti gambar dibawah.
jangan lupa restart dulu webmin nya  

sudo service webmin restart




jika tidak ada error  paerse html perl maka instal terlebih dahulu di server centos dengan perintah berikut, karen abisa jadi di server kamu belu dipasang 

  yum install perl-HTML-Parser



Sekian cara ringkas tutorial yang cukup mudah..









Cara Partisi dan Resize XFS Disk dengan Parted di Centos 7





mozunote.com  Sebelum membuat atau partisi hardisk di linux, pertama kit aharus pahaam struktur partisi hardisk yang ada, kita harus tau mana hardisk pisik mana partisi dari hardisk  fisik tersebut.
mozunote.com
Gunakan perintah dibawah untuk melihat struktur partisi disk yang ada didalam sistem kita.

$lsblk
mozunote.com


Contoh hasil 


Contoh diatas ada hardisk fisik sdb yang mempunyai kapasitas 15T  mempunyai partisi sdb1
mozunote.com
jika kita ingin membuat partisi dengan format XFS maka format hardisk /dev/sdb dengan perintah berikut
mozunote.com
$mkfs.xfs /dev/sdb

nama hardisk fisik tidak selalu sama, maka dari itu sesuaikan dengan format di linux yang kita install
mozunote.com
untuk memulai membuat partisi hardisk kita menggunakan sistem parted, contoh kita akan membuat partisi dari /dev/sdb  dengan partisi ke 1 yaitu /dev/sdb1
mozunote.com
mulai membuka aplikais parted dengan perintah berikut

$parted -a optimal /dev/sdb
mozunote.com
kita gunakan label gpt untuk memperoses hardisk yang lebih dari 2 TB di linux

mozunote.com
(parted) mklabel gpt
mozunote.com
kemudian kita akan buat hardisk dengan kapasitas 15 TB dengan konversi besaran Giga Byte
mozunote.com
(parted)unit GB
(parted)mkpart primary 0 15360

mozunote.com
membuat partisi primary dengan kapasitas kurleb 15360 GB setelah selesai kemudian cek dengan printeh dibawah

(parted)print
mozunote.com


Contoh hasil
mozunote.com
setelah itu kemudian cek kembali dengan printah berikut pastikan partisi /dev/sdb1 berada di bawah /dev/sdb
mozunote.com
$lsblk

sekarang kita akan membuat partisi /dev/sdb1 menjadi format xfs , caranya sangat mudah cukup dengan perintah berikut
mozunote.com
$mkfs.xfs /dev/sdb1
mozunote.com
setelah selesai di format maka partisi tersebut dapat mulai di mounting ke folder yang akan kita tuju, perlu diketahui pastikan data diamankan terlebih dahulu jika akan di format karena memformat hardisk akan menyebabkan hilangnya data.mozunote.com

perintah mounting hardisk ;

$mount /dev/sdb1 /mnt/

cek status mounting hardisk dengan perintah

$df -h
mozunote.com

Resize atau menambah ukuran disk
mozunote.com

resize kapasitas hardisk mungkin pasti akan dilakukan karena lama kelamaan kapasitas hardisk pasti habis dan perlu ditambahkan agar sistem dapat berjalan normal

pertama yang harus dilakukan adalah unmount hardisk, jangan lupa untuk menambahkan hardisk secara fisik kedalam server sebelum kita olah disisi perangkat lunak nya.

$umount /dev/sdb1

kemudian buka sistem parted untuk mengolah hardisk seperti biasa

$parted -a optimal /dev/sdb
(parted) print




jika kita mempunyai banyak partisi , pastikan terlebihdahulu hardisk mana yang akan kita resize atau tambah kapasitas kunci nya adalh di Kolom Number, karena contoh diatas hanya 1 partisi makan Number nya adalah 1

(parted) unit GB
(parted)resizepart 1 15360
(parted)quit


untuk ukuran saya pakai GB agar lebih akurat untuk jumlah hitunganya

step selanjutnya adalah kebali kita mounting hardisk dan gunakan xfs_growfs untukagar sistem menyesuaikan dengan kapasitas hardisk yang baru.

$mount /dev/sdb1 /mnt
$xfs_growfs -d /dev/sdb1

terakhir cek kembali dengan perintah df -h untuk memastikan hardisk dengan kapasitas terbarunya.

penting untuk diketahui adalah proses management hardisk ini sangat rawan kehilangan data jika kita tidak berhati-hari, maka dari itu siapkan hardisk backup sebelum melakukan proses yang mempunyai sekala besar.


sekian terimakasih, semoga bermanfaat
mozunote.com



Troubleshooting Nextcloud htaccess





kemarin-kemarin saya car cara untuk mengatasi troubleshoot berikut ini ternyata solusinya sangat gampang. berikut pesan error nya ;


Your data directory and files are probably accessible from the Internet. The .htaccess file is not working. It is strongly recommended that you configure your web server so that the data directory is no longer accessible, or move the data directory outside the web server document root.


pertama kita lihat file .httacces di folder /nextcloud/data, jika isisnya ga karuan seperti tulisan

NULNULNULNUL

itu artinya file httacces nya rusak kita tinggal hapus dan upload httacces yang baru dari file backup ke  folder /nextcloud/data

cara ini untuk sistem nextcliud yang tiba-tiba error ketika setelah reebot karena untuk setingan httacces secara umum harus nya cukup dengan Cara Install nextcloud di Centos

jika kmu ga punya file httacces backup untuk folder /data nya comment aja nanti saya akan upload.


sekian terimakasih.

Setting Cronjob Nextcloud di Centos






Siang sobat mozu semua, kali ini mumpung ada waktu luang saya akan menulis tentang bagaimana cara membuat cronjob yang bagus buat system nextcloud kita yang dipasang didalam Linux centos.

sekilas mengenai background job di nextcloud ;


didalam Sistem Nextcloud kadang ada hal yang harus dilakukan sistem tanpa interaksi dari user secara langsung . Untuk tujuan itulah diperlukan sistem background job (misalnya, pembersihan basis data) yang dijalankan tanpa perlu interaksi pengguna.

sistem ini biasa disebut cronjob. cronjob adalah perintah atau skrip berbasis shell yang berjalan sesuai jadwal secara berkala pada waktu, tanggal, atau interval tertentu. cron.php dalam nextcloud  merupakan system untuk  menjalankan background job sesuai permintaan.

Aplikasi plug-in Nextcloud mengecek setiap kegiatan cron.php secara otomatis untuk menangani operasi khusus seperti pembersihan yang biasa, pengumpulan sampah dari file sementara atau memeriksa file yang baru diperbarui menggunakan filescan () untuk sistem file yang dipasang secara eksternal.

didalam nextcloud sendiri ada tiga sistem yang digunakan untuk menjalankan background job ini;
  • AJAX
  • Webcron
  • Cron
cronjob di linux lebih di rekomendasikan karena akan merinngankan beban webserver daripada kita pake ajax untuk banckground job nya, untuk itu akan saya bahas cara membuat cronjob di centos sebagai berikut ;

1. cara pertama saya bikin cronjob untuk 15 menit dengan user apache sebagai berikut; 


# crontab -u apache -e
*/15  *  *  *  * php -f /var/www/nextcloud/cron.php

 kemudian cek hasilnya ;


# crontab -u apache -l
*/15  *  *  *  * php -f /var/www/nextcloud/cron.php

sesusaikan alamat atau lok0.asi cron.php sesuai dengan alamat instalasi di server mu dan sesuaikan pula user web server nya.

sebenarnya dengan cara diatas sudah cukup, namun jika ingin lebih baik pake cara berikut, dengan cara ini setelah reboot system akan dijalankan dalam 5 menit;



2. cara kedua ini menggunakan  systemmd, hampir semua linux versi saat ini punya sistemmd karena itu kita akan memanfaatkannya dengan cara sebagai berikut; 
bikin 2 file  nextcloudcron.service dan  nextcloudcron.timer. simpan di  /etc/systemd/system/.

nextcloudcron.service isi dengan perintah berikut ;
[Unit]
Description=Nextcloud cron.php job

[Service]
User=apache
ExecStart=/usr/bin/php -f /var/www/nextcloud/cron.php

[Install]
WantedBy=basic.target
sesuaikan user dari webserver nya dan alamat dari cron.php di nextcloud mu
nextcloudcron.timer isi dengan perintah berikut
[Unit]
Description=Run Nextcloud cron.php every 15 minutes

[Timer]
OnBootSec=5min
OnUnitActiveSec=15min
Unit=nextcloudcron.service

[Install]
WantedBy=timers.target

terakhir masukan perintah untuk membuat sistem ini berjalan setelah reboot sistem.
systemctl start nextcloudcron.timer
systemctl enable nextcloudcron.timer

sekian tutorial sederhana ini semoga bisa menambah manfaat bagi kita semua..






Cara Speedtest bandwidth Internet di Linux Centos






Berawal dari temen yang nanya cara speedtest di ssh centos, padahal udah banyak bertebaran di google caranya, untuk sedikit nambahin di blog saya kasih tau caranya cukup mudah 

Sebelum install aplikasinya, instalin dulu python nya barangkali centosmu belum install.

yum install -y python

Masuk ke root direktori

cd ~

Download Programnya pake wget

wget https://raw.githubusercontent.com/sivel/speedtest-cli/master/speedtest.py

create  script executable  speedtest.py

chmod +x speedtest.py

Cara menggunakan nya cukup panggil aplikasinya dengan

./speedtest.py

jika ingin hasil berupa gambar atau image makan cukup masukan perintah seperti dibawah, di akhir proses akan ada link untuk dibuka di web browser yang akan menampilkan image hasil darispeedtest yang telah dilakukan.

./speedtest.py --share

Contoh Hasil Speedtest

Menambah Kapasitas Disk di ISCSI Initiator Linux Centos





Hallo kawan-kawan sekalian setelah lama tidak nulis sekarang saya akan mencoba menulis tentang bagaimana caranya menambahkan disk dari server NAS ke Server Linux sebagai storage dan bagai mana caranya untuk menambah kapasitas disk tersebut jika nantinya ada penambahan hardisk. oke langsung saya pertama buat ISCSI LUN di NAS caranya sangat mudah tinggal ikuti langkah-langkahnya di wizard server NAS.


1. Buat Storage server ISCSI LUN di NAS server, ikuti wizardnya sampai selesai kemudian catet iqn code nya.



2. Siapkan Linux Centos 7 sebagai client untuk mengakses storage tersebut melalui sistem ISCSI INITIATOR kemudian install iscsi initiaor nya ;

[root@www ~]# yum -y install iscsi-initiator-utils

3. Masukan nomor iqn storage iscsi yang kita buat sebelumnya di NAS Server

[root@www ~]# vi /etc/iscsi/initiatorname.iscsi

# rubah iqn codenya sesaui dengan iqn server masing-masing

InitiatorName=iqn.2019-02.cloud:storage.target00
[root@www ~]#
vi /etc/iscsi/iscsid.conf
# line 57: uncomment pada bagian ini jika target iscsi di server menggunakan chap

node.session.auth.authmethod = CHAP
# line 61,62: masukan username dan password jika target iscsi lun server mnggunakan chap

node.session.auth.username = 
username

node.session.auth.password = 
password
4. Cek status koneksi dan kondisi server iscsi

# isi IP sesuai IP server masing-masing

[root@www ~]# iscsiadm -m discovery -t sendtargets -p 172.16.50.10

[  635.510656] iscsi: registered transport (tcp)
10.0.0.30:3260,1 iqn.2019-02.cloud:storage.target00


# Chek status

[root@www ~]# iscsiadm -m node -o show 

# BEGIN RECORD 6.2.0.873-21
node.name = iqn.2019-02.cloud:storage.target00

node.tpgt = 1

...
...
node.conn[0].iscsi.OFMarker = No
# END RECORD


5. Saatnya ISCSI ititiator login dari linux ke NAS server


[root@www ~]# iscsiadm -m node --login 

Logging in to [iface: default, target: iqn.2019-02.cloud:storage.target00, portal: 172.16.50.10,3260] (multiple)
 
Login to [iface: default, target: iqn.2019-02.cloudstorage.target00, portal: 172.16.50.10,3260] successful.

# Cek Session koneksi

[root@www ~]# 
iscsiadm -m session -o show 

tcp: [1] 172.16.50.10:3260 iqn.2019-02.cloudstorage.target00 (non-flash)
# confirm the partitions

[root@www ~]# cat /proc/partitions 

major minor  #blocks  name

 252        0   52428800 sda
 252        1     512000 sda1
 252        2   51915776 sda2
 253        0    4079616 dm-0
 253        1   47833088 dm-1
   8        0   20971520 sdb
# disini kita bisa melihat klo ada disk fisik yang sudah tersambung uaitu "sdb"

5. Format disk  kemudian buat folder untuk pointing ke hardisk iscsi yang ada di server

[root@www ~]#   mkfs.xfs /dev/sdb    

[root@www ~]# mount /dev/sdb /mnt 


[root@www ~]# df -hT 

Filesystem              Type      Size  Used Avail Use% Mounted on
/dev/mapper/centos-root xfs        46G 1023M   45G   3% /
devtmpfs                devtmpfs  1.9G     0  1.9G   0% /dev
tmpfs                   tmpfs     1.9G     0  1.9G   0% /dev/shm
tmpfs                   tmpfs     1.9G  8.3M  1.9G   1% /run
tmpfs                   tmpfs     1.9G     0  1.9G   0% /sys/fs/cgroup
/dev/sda1               xfs       497M  120M  378M  25% /boot
/dev/sdb               xfs        20G   33M   20G   1% /mnt

# disini storage server sudah bisa digunaka untuk diisi file dan lain-lain

6. untuk  memperluar ukuran hardisk ISCSI LUN makan di NAS server kita perlu menambahkan nya terlebih dahulu.



7. Setelah di NAS server ditambah kapasitanya, kita akan resize dilinux centos nya sebagai berikut;


fdisk -l /dev/sdb

8. disitu kita bisa melihat kapasita disk sebelum di resize, berikut code nya jangan lupa masukan iqn number yang disesuaikan.

iscsiadm -m node --targetname IQN.NUMBER  -R

9. setelah di rescan kemudian di cek lagi dengan fdisk -l /dev/sdb

10. disitu bisa kita lihat perubahan ukuran di /dev/sdb  namun ketika di mount ke folder mash belum berubah maka perlu diresize mounting nya dengan

# xfs_growfs -d /mnt

11. terakhir cek kapasita nya dengan  df -h  disitu kita bisa lihat hasil terakhir dengan ukuran yang terbaru.




Cara Install Dokumen Server di Centos 7



Mozunote.com-Document-Server-Onlyoffice

1. update Repo node.js terbaru

curl -sL https://rpm.nodesource.com/setup_6.x | sudo bash -


2. Install Nginx  
install via yum dengan menambahkan repository dengan membuat file repo  /etc/yum.repos.d/nginx.repo isikan code berikut ;
  1. [nginx]
  2. name=nginx repo
  3. baseurl=http://nginx.org/packages/OS/7/$basearch/
  4. gpgcheck=0
  5. enabled=1
Install NGINX:
sudo yum install nginx
Edit file konfigurasi Nginx di /etc/nginx/nginx.conf samakan dengan code di bawah ini ;

  1. user nginx;
  2. worker_processes 1;
  3. error_log /var/log/nginx/error.log warn;
  4. pid /var/run/nginx.pid;
  5. events {
  6. worker_connections 1024;
  7. }
  8. http {
  9. include /etc/nginx/mime.types;
  10. default_type application/octet-stream;
  11. log_format main '$remote_addr - $remote_user [$time_local] "$request" '
  12. '$status $body_bytes_sent "$http_referer" '
  13. '"$http_user_agent" "$http_x_forwarded_for"';
  14. access_log /var/log/nginx/access.log main;
  15. sendfile on;
  16. #tcp_nopush on;
  17. keepalive_timeout 65;
  18. #gzip on;
  19. include /etc/nginx/conf.d/*.conf;
  20. }


3. Install dan Konfiguring PostgreSQL
Install the PostgreSQL  
sudo yum install postgresql postgresql-server

Initialize the PostgreSQL database
sudo service postgresql initdb 
sudo chkconfig postgresql on
Turn on the 'trust' authentication method untuk IPv4 and IPv6 localhost
Buka file  /var/lib/pgsql/data/pg_hba.conf  
cari code berikut kemudian rubah yang asal nya ident dengan trust
 host all all 127.0.0.1/32 ident 
menjadi ;
  1. host all all 127.0.0.1/32 trust
cari  host all all ::1/128 ident  dan rubah seperti code dibawah ini ;
  1. host all all ::1/128 trust
kemudian save 
Restart the PostgreSQL service:
sudo service postgresql restart
Create the PostgreSQL database and user dengan nama onlyoffice.
nama database dan nama user kita samakan.
sudo -u postgres psql -c "CREATE DATABASE onlyoffice;"
sudo -u postgres psql -c "CREATE USER onlyoffice WITH password 'onlyoffice';"
sudo -u postgres psql -c "GRANT ALL privileges ON DATABASE onlyoffice TO onlyoffice;"
4. Installing Redis
sudo yum install redis
Start the redis service and enable start on boot:
sudo service redis start
sudo systemctl enable redis
5. Installing RabbitMQ

sudo yum install rabbitmq-server
Start the rabbitmq service and enable start on boot:
sudo service rabbitmq-server start
sudo systemctl enable rabbitmq-server

6. Install Dokumen Server
 
buat repo untuk yum Document Server dengan comand berikut:
sudo yum install http://download.onlyoffice.com/repo/centos/main/noarch/onlyoffice-repo.noarch.rpm

sudo yum install onlyoffice-documentserver
Jalankan  services dan buat startup enable on boot:
sudo service supervisord start
sudo systemctl enable supervisord
sudo service nginx start
sudo systemctl enable nginx




7. Konfigurasi Dokumen Server

bash documentserver-configure.sh
 Setelah selesai Install document server kita harus konfigurasi, perlu diingat agar data yang kita isikan harus sesuai dengan konfigurasi sebelum nya seperti nama db dan user,  Redis and RabbitMQ connection parameters. 
Contoh KOnfigurasi seperti dibawah ini ;


For PostgreSQL:
  • Host: localhost
  • Database: onlyoffice
  • User: onlyoffice
  • Password: onlyoffice
For Redis:
  • Host: localhost
For RabbitMQ:
  • Host: localhost
  • User: guest
  • Password: guest

8. Add a firewall exception

Jangan  lupa agar webserver kita bisa di akses, harus dibuat rule di firewall seperti contoh dibawah

sudo firewall-cmd --zone=public --add-port=80/tcp --permanentsudo firewall-cmd --zone=public --add-port=443/tcp --permanent
sudo firewall-cmd --reload

9. Disable SELinux 

Terakhir buka  /etc/selinux/config fkebudian edit SELINUX=enforcing atau SELINUX=permissive menjadi SELINUX=disabled  kemudian simpan.

10 . Testing

Setelah semua selesai dikonfigurasi, sekarang kita coba akses server Dokumen Server dengan alamat Ip dari server tersebut jika sukses maka akan seperti tampilan dibawah ini.





Selamat mencoba ,,